KOPI SAMBUNG KEPAHIANG : DAPAT BERBUAH SEPANJANG MUSIM





JENIS PENYAMBUNGAN KOPI TAG ENT

       Penyambungan kopi tag ent (penyambungan kopi dahan dengan batang atau tunas batang) adalah penyambungan yang dilakukan dengan cara mengambil entrys berupa dahan/cabang produksi yang berasal dari kopi unggul dengan produktivitas yang tinggi dan stabil setiap tahunnya.  entrys tersebut disambungkan ke tanaman kopi yang kurang produktif  sebagai batang bawah (understump), tetapi mempunyai batang yang kuat kokoh dan perakaran yang dalan dan banyak.

Penyambungan kopi tag ent ini mulai berkembah di kabupaten kepahiang relatif masih baru , Yaitu mulai sekitar tahun 1996 di desa renah kurung dan sekitarnya kecamatan muara kemumu. Tetapi dengan kegiatan  penyuluhan yang dilaksanakan oleh para penyuluh BP4K Kabupaten kepahiang  dengan merbagai metode dan media media, sistem penyambungan ini telah dikenal sebagian besar masyarakat kabupaten kepahiang dan mulai menerapkan teknologi ini pada masing masing kebun kopinya


BENTUK SAMBUNGAN KOPI TAG ENT        Sambungan kopi tag ent pada dasarnya bentuk sambungannya tergantung pada jenis dahan yang diambil sebagai entrys (batang atas ) secara umum bentuk sambungan kopi tag ent setidaknya ada 3 jenis yaitu bentuk kipas bentuk payung dan bentuk sidodadi ,

1. Sambungan kipas        Pada sambungan kipas ini bentuk dahan/cabang sekunder yang tumbuh pada dahan/cabang primer berbentuk menjari kekiri dan kekanan seperti bentuk kipas yang di kembangkan ,
            Keunggulan pada bentuk sambungan kipas ini pada tahun 1,2 dan 3 biasanya produktivitasnya maksimal, tetapi pada masuk tahun ke 4 produktivitasnya mulai menurun , dan perlu penyambungan ulang 

2. Sambungan payung .            Tunas pertam yang tumbuh di sambungan bentuk payung ini relatif banyak dan arah tumbuhnya tunas merata ke segala arah , apabila tunas atau cabang dahan primer  ini memanjang  maka menyerupai bentuk tulang kerangka payung ,
           Tidak seperti sambungan bentuk kipas terdapat cabang primer yang menjadi cabang pokok yang membesar dan menjadi tempat tumbuhnya cabang sekunder yang menghasilkan buah pada sambungan bentuk pakung ini cabang primer yang menghasilkan buah akan tumbuh terus pada pokok sambungan utama , sehingga kuantitas terbentuknya buah/bunga pada cabang primer akan selalu ada
          Kelemahan nya bentuk sambungan ini, tunas primer yang tumbuh sangat banyak , sehingga apabila tidak dilakukan pemangkasan  yang intensif maka tajuk tanaman akan terlalu rimbun dan hal ini berpengaruh terhadap produktivitas, karena cabang produksi berlapis lapis dan berpengaruh terhadap pembentukan bunga dan buah.

3. Sambungan sidodadi            

Sambngan sidodadi ini merupakan bentuk perpaduan antara bentuk kipas dan bentuk payung . diharapkan dengan bentuk ini akan menghilangkan kelemahan bentuk kipas maupun bentuk payung



Sumber : Dinas Pertanian kabupaten kepahiang

 


Label:

Posting Komentar

[blogger]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.